Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2013

Tokoh-Tokoh dalam Cerita Kita

Tokoh-tokoh dalam cerita kita. 

Diperankan oleh anak-anak berkepala mimpi dan guru-guru sabar yang welas asih.
Terimakasih sebab dalam begitu banyak ribut, kita masih sanggup percaya.


Kata Nafiz, Diman itu yang paling gigih.

aku tak tahu pasti siapa namaku, yang kutahu hanya ibu yang menyebutku dengan sebutan "Dirman".
bapak sudah lama tiada, ibu bekerja jadi pembantu. aku berhenti sekolah sejak kelas 1 Sekolah Dasar.
kau jangan menangis, tak ada yang boleh menangis, karena aku pun tak menangis.

"Mereka semua bicara bahwa yang selesai paling cepat adalah yang paling hebat.
tapi bagiku, yang paling hebat adalah yang masih gigih dan bersabar ketika semua orang telah menyerah."




Anak yang duduk paling belakang itu bernama Angga. Ia tak menulis, tak membaca. ia asik dalam dunia goresannya. Kau bilang, kelak ingin menjadi artis. aku tak mengerti. tapi kudoakan semoga kau capai segala mimpi yang kau buat dalam hamparan garis-garis di tanganmu. barangkali kau belum memperca…

Selamat Hari Ibu

Dini hari ketika kulerai selimut dari mataku, aku berdoa supaya esok masih begini, supaya setiap hari adalah hari ibu, hingga masih bisa kutatap wajahmu yang tua itu. Kau tak memalingkan tubuhmu, namun aku seringkali memalingkan wajahku.
Aku mengagumi caramu memperhatikanku yang berlebihan. Pertanyaan demi pertanyaan justru semakin mengosongkan pikiranku. Apakah yang hendak kuberi jawaban, jika tak ada lagi yang mampu kuselamatkan dari surga di bawah telapak kakimu. Percayalah, kelak jika kesedihan datang, akan kuterima sebagaimana aku menerima bahagia ke dalam dadaku. Tak ada yang bisa menghentikan takdir yang berjalan di lingkar kepala kita, bukan?
Terimakasih sebab malamku tak pernah kelaparan, selalu ada wangi dari balik tudung saji ketika aku hampir tak bisa terjaga untuk meramu perjamuanku sendiri. Kau duduklah di hadapanku. Tanyakan apa saja yang kau mau, pisang susu atau keping dadaku yang dilumuri madu?
Barangkali akan ada dosa yang terjadi begitu saja, namun apalah cintaku …