26.11.13

Tokoh-Tokoh dalam Cerita Kita

Tokoh-tokoh dalam cerita kita. 

Diperankan oleh anak-anak berkepala mimpi dan guru-guru sabar yang welas asih.
Terimakasih sebab dalam begitu banyak ribut, kita masih sanggup percaya.


Kata Nafiz, Diman itu yang paling gigih.

aku tak tahu pasti siapa namaku, yang kutahu hanya ibu yang menyebutku dengan sebutan "Dirman".
bapak sudah lama tiada, ibu bekerja jadi pembantu. aku berhenti sekolah sejak kelas 1 Sekolah Dasar.
kau jangan menangis, tak ada yang boleh menangis, karena aku pun tak menangis.

"Mereka semua bicara bahwa yang selesai paling cepat adalah yang paling hebat.
tapi bagiku, yang paling hebat adalah yang masih gigih dan bersabar ketika semua orang telah menyerah."




Anak yang duduk paling belakang itu bernama Angga. Ia tak menulis, tak membaca.
ia asik dalam dunia goresannya. Kau bilang, kelak ingin menjadi artis.
aku tak mengerti. tapi kudoakan semoga kau capai segala mimpi yang kau buat
dalam hamparan garis-garis di tanganmu. barangkali kau belum mempercayai orang lain
sebagai temanmu. Tapi nanti kau akan tahu apa itu teman, kau akan mengerti kelak bila kau merasa sendiri.



bernyanyilah..
berdendanglah..
aku tak mengenal cara untuk berbahagia yang lain
selain bernyanyi
musik berputar di kepalaku
hatiku hilang lara

kau mungkin akan belajar dariku
kau, berdendanglah bersamaku
kan kubawakan untukmu lagu paling manis di dunia.
la..
la..
la....



Dalam mataku, tak ada penghalang yang paling kokoh selain diriku sendiri.
maka aku mengalahkannya.
aku berjanji akan menjadi pemenang dan akan menjadi peri penyembuh bagi mereka yang tak berdaya.
perkenalkan, namaku Ratna..


aku cuma berusaha semampuku untuk menyelesaikan segala tugasku.


ternyata ada manusia yang tak kenal lelah, kak Aira bilang esok datanglah lagi kesini.
esok datang lagi kesini
esok datang lagi..



terimakasih telah percaya.
saling percaya barangkali kata yang lebih tepat.
kita percaya bahwa hari depan masih panjang.

jangan ragu
pada terjal 
pada potret kota yang gagal

gagal pun tak apa
masih ada waktu
untuk melompat
selama kau percaya
percaya
percaya
percaya

terimakasih kepada anak-anak rumah singgah Tebet dan Manggarai. Terimakasih kak Ria, Nafiz, Kak Aira, dan semua yang memberi semangat. Terimakasih untuk nama-nama yang tak sempat disebutkan.
sampai jumpa lagi dalam kebaikan Tuhan.


6.11.13

Selamat Hari Ibu

Dini hari ketika kulerai selimut dari mataku, aku berdoa supaya esok masih begini, supaya setiap hari adalah hari ibu, hingga masih bisa kutatap wajahmu yang tua itu. Kau tak memalingkan tubuhmu, namun aku seringkali memalingkan wajahku.

Aku mengagumi caramu memperhatikanku yang berlebihan. Pertanyaan demi pertanyaan justru semakin mengosongkan pikiranku. Apakah yang hendak kuberi jawaban, jika tak ada lagi yang mampu kuselamatkan dari surga di bawah telapak kakimu. Percayalah, kelak jika kesedihan datang, akan kuterima sebagaimana aku menerima bahagia ke dalam dadaku. Tak ada yang bisa menghentikan takdir yang berjalan di lingkar kepala kita, bukan?

Terimakasih sebab malamku tak pernah kelaparan, selalu ada wangi dari balik tudung saji ketika aku hampir tak bisa terjaga untuk meramu perjamuanku sendiri. Kau duduklah di hadapanku. Tanyakan apa saja yang kau mau, pisang susu atau keping dadaku yang dilumuri madu?

Barangkali akan ada dosa yang terjadi begitu saja, namun apalah cintaku ini yang tak lebih kuat dari sisa tenaga putaran mesin cuci? Aku hanya tak ingin melihatmu lelah dalam renta. Aku ingin kau terjaga dan menyapa pagi dengan tawa yang lebar, meyakini bahwa segala yang benar tak akan sia-sia terbakar.

Lambungku ini belum terkena semua getah. Aku mungkin takkan jera. Tapi akan kuhentikan kebiasaanku yang semena-mena agar kau tak kecewa. Agar tak lagi ada seseorang yang terbangun di tengah malam untuk menanam obat di perutku, dan menuainya ketika musim sudah berbuah. Aku hanya ingin mencintaimu, namun aku sering bersedih sebab tak bisa melakukannya dengan cara yang wajar.

Lalu aku menyimpulkan dari dongeng-dongeng tua yang kau kisahkan lewat mata itu: tak ada yang masuk akal dari cinta seorang perempuan kepada anaknya.

November 2013


Menjadi Istri

Menjadi istri membuatku mengingat banyak hal tentangmu Aku bangun dan memasak untuk di rumah Berdoa semoga masakanku enak atau setidaknya ...