Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2014

Sajak Gelas dan Kecoa

Ada kecoa yang hobinya masuk ke dalam gelas Ada gelas yang hobinya dimasuki kecoa Ini hari kedua dimana kecoa masuk ke dalam gelasku setelah hari pertama ada kecoa yang nasibnya kurang bagus Entah alur cerita serupa apa kecoa mengambang dalam susu yang semalam lupa kuhabiskan gelasnya kuletakkan di rak buku aku membaca buku hingga ketiduran lalu...  aku berpikir Gelas saja dimasuki kecoa Bagaimana gigiku yang  lupa kusikat karena semalam ketiduran untung mulutku tak dimasuki kecoa juga untung mulutku tak terbuka ketika tidur walaupun aku tak tahu bagaimana posisi mulutku ketika tidur lebih gawat lagi kalau kecoa masuk ke dalam mimpiku
ah, pada kecoa aku enggan berbagi esok aku takkan lupa lagi susu dihabiskan gelas dicuci menyikat gigi lalu boleh ketiduran lagi
2014

Aufklarung (2)

Saat segumpal daging telah hitam karena lumpur yang lumur Mungkin aku telah menutup pintu, sedang Engkau tak juga berhenti Mengetuk dan memanggil namaku.
Saat aku bersedih atas tangis yang serupa suara gerimis, Mungkin aku telah pergi dalam beberapa jam, beberapa hari, Beberapa bulan tanpa meninggalkan alamat Tapi kau selalu ingat tempat dimana aku biasa singgah Meminum sepi yang lahir dari rahim malam
Saat embun telah lepas dari sebuah daun, Saat kabut hanya sekejap memenuhi pagi, aku berharap tak lagi kehilanganmu Sebab di pangkal dadaku yang ngilu, Aku menghapal sembilan puluh sembilan namamu yang lain Nama yang tak mampu satupun kusebutkan Sebab pada legam lidahku hanya diam yang menyerupai diriku.

2014