12.2.14

Sajak Gelas dan Kecoa



Ada kecoa yang hobinya masuk ke dalam gelas
Ada gelas yang hobinya dimasuki kecoa
Ini hari kedua dimana kecoa masuk ke dalam gelasku
setelah hari pertama ada kecoa yang nasibnya kurang bagus
Entah alur cerita serupa apa
kecoa mengambang dalam susu yang semalam lupa kuhabiskan
gelasnya kuletakkan di rak buku
aku membaca buku hingga ketiduran
lalu...
 aku berpikir
Gelas saja dimasuki kecoa
Bagaimana gigiku yang  lupa kusikat karena semalam ketiduran
untung mulutku tak dimasuki kecoa juga
untung mulutku tak terbuka ketika tidur
walaupun aku tak tahu bagaimana posisi mulutku ketika tidur
lebih gawat lagi kalau kecoa masuk ke dalam mimpiku

ah, pada kecoa aku enggan berbagi
esok aku takkan lupa lagi
susu dihabiskan
gelas dicuci
menyikat gigi
lalu boleh ketiduran lagi

2014


8.2.14

Aufklarung (2)

Saat segumpal daging telah hitam karena lumpur yang lumur
Mungkin aku telah menutup pintu, sedang Engkau tak juga berhenti
Mengetuk dan memanggil namaku.

Saat aku bersedih atas tangis yang serupa suara gerimis,
Mungkin aku telah pergi dalam beberapa jam, beberapa hari,
Beberapa bulan tanpa meninggalkan alamat
Tapi kau selalu ingat tempat dimana aku biasa singgah
Meminum sepi yang lahir dari rahim malam

Saat embun telah lepas dari sebuah daun,
Saat kabut hanya sekejap memenuhi pagi, aku berharap tak lagi kehilanganmu
Sebab di pangkal dadaku yang ngilu,
Aku menghapal sembilan puluh sembilan namamu yang lain
Nama yang tak mampu satupun kusebutkan
Sebab pada legam lidahku hanya diam yang menyerupai diriku.


2014

CURHAT

Televisi kok semakin sekini semakin berlebihan dan berkekurangan saja. Seperti hari ini, hari Rabu tanggal 23 Mei 2017, pukul 08.0 pagi lew...