28.9.12

Buku Antologi Puisi JANUARI JERAMI

Pada hari rindu, kuturut payah ke kota
Naik dendam istimewa ku duduk di luka

Ku duduk samping pak gusar yang sedang gulana
Mengendarai kata supaya pahit deranya

Hei...!!
Tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuk
Tuk tik tak tik tuk tik tak
Suara spatu duka..!

(Nyanyian Putus Asa, 2011)

Telah terbit buku antologi puisi JANUARI JERAMI.
Ini adalah buku kumpulan puisi tunggal pertama karangan Asmi Norma Wijaya. Dengan mengadopsi dari blognya JANUARI JERAMI yang dibuat pada tahun 2011. Buku ini menjadi sebuah langkah yang berarti dalam kegiatannya berpuisi. Dengan 75 puisinya dari tahun 2010 hingga tahun 2012.

Harga per-buku : Rp. 33.000,- (belum termasuk ongkos kirim)
Jumlah halaman : Rp. 126 halaman (hitam putih dengan kertas novel)

Pemesanan bisa melalui penulisnya langsung di wall/inbox akun facebook Amee Widjaja atau melalui admin@nulisbuku.com dengan mencantumkan nama dan alamat. Pengiriman buku melalui Pos atau JNE dengan membayar terlebih dahulu biaya transfer pembelian per-buku dengan ongkos kirim (menyesuaikan dengan alamat),
ke nomor rekening BNI : 0152 7550 72 a.n Asmi Norma Wijaya


Suatu persembahan sederhana dari airmata kepada kata, dari sunyi kepada puisi, juga upaya untuk menjatuhkan rintikrintik sajak kepada dada yang mencintainya.
Sebuah rumah sederhana yang bisa dikunjungi oleh siapa saja yang merindukan puisi sebagai tempat kepulangan.
 Selamat membaca, anggap saja rumah sendiri :)

**
BAGI saya, sebutlah saya seorang narablog, bertemu sebuah blog yang bagus itu seperti tersesat ke sebuah taman bunga. Saya pasti akan sering berkunjung ke sana, dan tentu di kali lain itu, saya tidak tersesat lagi. Saya - sebagaimana para narablog lain, sesekali mengajak orang lain juga menyesatkan diri ke taman bunga itu. Hari ini, saya temukan blog Januari Jerami. Sebuah blog yang diuraikan oleh Asmi Norma Wijaya pemiliknya dengan kalimat ini: Puisi dan cerita dan sebagainya tak akan pernah cukup, seperti bulan Januari yang mempertemukan aku pada nasib di tumpukan jerami. Apa alasan saya untuk tidak kembali ke taman bunga eh blog ini? (Hasan Aspahani - www.sejutapuisi.com)



Menjadi Istri

Menjadi istri membuatku mengingat banyak hal tentangmu Aku bangun dan memasak untuk di rumah Berdoa semoga masakanku enak atau setidaknya ...